Category: Global

Bos Agrinas Buka Suara: Tepis Proyek Kipas Angin Rp 1,8 T hingga Minta Maaf

Jakarta (VLF) – Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota buka suara merespons kabar miring soal program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kabar yang beredar tersebut mulai dari pengadaan 1,8 juta unit kipas angin hingga gaji pengelola koperasi.

Isu pengadaan kipas angin mulanya dipertanyakan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Mufti Anam dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi (Menkop) pada Rabu (15/2) lalu. Mufti Anam mempertanyakan kebenaran proyek tersebut lantaran menilai harga kipas angin yang beredar di pasaran jauh lebih murah dibandingkan estimasi anggaran yang beredar.

“Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta dengan nilainya Rp 1,8 triliun. Lalu dari isu ini kami mencari informasi tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini. Kami juga informasi pihak-pihak terkait tidak berani jawab. Maka pada kesempatan ini kami ingin tanya kepada pak menteri, isu soal pengadaan 1,8 juta kipas angin dengan anggaran Rp 1,8 triliun betul tidak pak?” ujar Mufti dalam rapat kerja dengan Menteri Koperasi, di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (15/7).

Menanggapi hal itu, Joao menyayangkan isu tersebut datang dari anggota dewan perwakilan rakyat. Ia justru mempertanyakan validitas data yang digunakan.

“Kita prihatin ya maksudnya melihat bahwa anggota Dewan kita berani bicara di publik tanpa mendapatkan data-data yang prudent sehingga sebetulnya sikap-sikap beliau seperti itu sangat merendahkan dan tidak menjunjung tinggi kehormatan badan Dewan Perwakilan Rakyat,” kata Joao usai acara Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya, TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

Joao menyesalkan narasi yang menurutnya bersifat provokatif dan tidak berdasar. Ia berharap para wakil rakyat itu dapat menyajikan data yang akurat sebelum disampaikan ke publik.

Menurutnya, dalam situasi saat ini, seluruh pihak seharusnya bersatu padu untuk memajukan ekonomi desa, bukan justru menyebarkan informasi yang berpotensi menjadi fitnah. Ia menilai, fitnah atau narasi tanpa data hanya akan menghambat langkah pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat desa.

“Kebenarannya (pengadaannya) tinggal ditanya kepada beliau saja datanya dari mana,” tutur Joao.

Saat ditanya data tersebut bisa disebut sebagai data ‘bodong’ atau tidak akurat, Joao tidak menampiknya secara langsung. “Kalau saya bilang bodong, anda provokasi, tapi sepertinya begitu juga (bodong) sih,” jelasnya.

Terkait detail pengadaan dalam program KDKMP, Joao memastikan pihaknya telah memiliki perencanaan. Ia menyebut telah ada 26 jenis pengadaan sarana dan prasarana (sarpras) untuk mendukung operasional Kopdes, termasuk mobil pickup.

“Ada 26 jenis sarana-prasarana yang diadakan di Agrinas. Rincian detailnya nanti mungkin bisa baca di kemarin waktu saya kasih di salah satu media sosial, itu kan saya sempat di broadcast, itu disitu ada detail,” jelasnya.

Minta Maaf

Joao juga mohon maaf atas kesalahan perhitungan terkait gaji pengelola Koperasi Desa Merah Putih. Persoalan gaji ini sebelumnya viral di media sosial di mana 80% dari 85 gerai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro sempat berhenti beroperasi secara serentak pada 3 Juli 2026.

Joao mengakui perhitungan gaji tersebut merupakan murni kesalahan pihaknya. Sebab, Agrinas Pangan masih menggunakan data manual.

“Itu kesalahan, itu kesalahan, itu kesalahan murni kesalahan kami, karena kemarin kami masih menggunakan data manual menggunakan Excel, sehingga orang yang bekerja harusnya 10 hari ternyata cuma dihitung 1 hari. Itu murni kesalahan kami dan kami minta maaf, dan kami lakukan evaluasi,” tutur Joao.

Ia berharap jika terjadi kesalahan ke depan bisa disampaikan terus kepada pihaknya. Dengan begitu, pihaknya bisa terus mengevaluasi dan memperbaik ke depan.

“Semoga ke depannya kesalahan-kesalahan seperti ini terus disampaikan kepada kami, jadi kami tahu sehingga kami bisa mengevaluasi gitu,” kata Joao.

Joao menjelaskan besaran gaji pengelola tergantung pada keuntungan dari masing-masing Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menurutnya, penyaluran barang subsidi melalui KDKMP bisa menambah keuntungan KDKMP.

“Harusnya pengelolaan itu dari keuntungan dari pengelolaan koperasi tersebut. Nah, ini sebuah berita besar, sebuah hadiah besar yang diberikan oleh Bapak Presiden tadi malam kepada Koperasi Desa Merah Putih di mana seluruh barang subsidi sekarang wajib didistribusikan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” beber Joao.

Di sisi lain untuk skema gaji manajer, Joao menyebut masih dalam pembahasan oleh kementerian terkait. Ia mengaku belum mengetahui besaran gaji manajer karena keputusannya ada di Kemenkeu dan BP BUMN.

“Untuk manajerialnya kami masih dalam pembahasan dari Kementerian. Pun kami belum tahu karena itu ada keputusannya nanti harus ada dari Kementerian Keuangan dan dari Kementerian BUMN,” tambah Joao.

(Sumber:Bos Agrinas Buka Suara: Tepis Proyek Kipas Angin Rp 1,8 T hingga Minta Maaf.)

Iran Tuduh AS Lakukan Kejahatan Perang Usai Infrastruktur Vital Diserang

Jakarta (VLF) – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut Amerika Serikat (AS) telah melakukan kejahatan perang. Araghchi menyatakan bahwa serangan AS terhadap “infrastruktur vital” serta ancaman untuk menyerang jembatan dan pembangkit listrik menunjukkan “niat kriminal pemerintah AS untuk melakukan kejahatan keji.”

Dilansir Al Jazeera, Kamis (16/7/2026), dalam sebuah pernyataan di Telegram, Araghchi menegaskan serangan AS “tidak diragukan lagi merupakan pelanggaran mencolok terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan prinsip-prinsip dasar hukum internasional.”

Ia mengatakan serangan tersebut merupakan “kejahatan internasional serius” berdasarkan prinsip-prinsip dasar hukum pidana internasional, termasuk empat Konvensi Jenewa tahun 1949.

Dia juga menambahkan bahwa “semua pemerintah berkewajiban untuk menuntut dan menghukum mereka yang melakukan kejahatan tersebut.”

Araghchi turut menuduh para pejabat AS melakukan “retorika yang tidak masuk akal dan ancaman yang jahat.” Ia menyebut permusuhan tersebut ditujukan kepada rakyat Iran “karena bersikeras pada kemerdekaan, hak-hak sah, dan martabat manusia mereka.”

Ia memperingatkan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab “tidak dapat menghindari pertanggungjawaban hukum hanya dengan dalih bahwa mereka bertindak atas perintah atasan.”

Sebelumnya, militer Amerika Serikat (AS) kembali meluncurkan gelombang serangan terhadap Iran. Serangan terbaru itu menargetkan sejumlah fasilitas militer Iran.

Dilansir CNN dan Al Jazeera, Kamis (16/7/2026), Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa serangan itu menyasar fasilitas militer Iran yang kerap digunakan untuk mengancam kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.

Kantor berita Iran, Mehr, melaporkan suara ledakan terdengar di kota Ahvaz, dekat perbatasan dengan Irak. Ahvaz telah berulang kali menjadi sasaran pasukan AS sejak pertempuran kembali pecah pada bulan ini.

Selain itu, ledakan juga terdengar di Chabahar setelah rudal-rudal AS menghantam sebuah menara pengawas angkatan laut di kota tersebut. Menara pengawas itu merupakan fasilitas sipil yang digunakan untuk keamanan maritim serta operasi pencarian dan penyelamatan bagi para nelayan.

Sejumlah ledakan juga dilaporkan terjadi di Bandar Abbas. Kantor berita Mehr menambahkan bahwa proyektil-proyektil AS menghantam sebuah lokasi di dekat kota pelabuhan tersebut.

(Sumber:Iran Tuduh AS Lakukan Kejahatan Perang Usai Infrastruktur Vital Diserang.)

RI-Spanyol Perkuat Kerja Sama Budaya & Dukung Pelindungan Budaya Palestina

Jakarta (VLF) – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon bersama Menteri Kebudayaan Spanyol, Ernest Urtasun membahas penguatan kerja sama kebudayaan Indonesia-Spanyol. Pertemuan ini juga membahas dukungan pembentukan International Alliance for the Protection of Palestinian Culture sebagai pelindungan identitas dan warisan budaya Palestina.

Sebelumnya, UNESCO tengah mengembangkan sejumlah program untuk mendukung pelindungan kebudayaan Palestina. Selain itu, Arab League Educational, Cultural and Scientific Organization (ALECSO) bersama Liga Arab juga menjalankan berbagai inisiatif guna menyinergikan upaya internasional dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Palestina.

Fadli menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Spanyol dalam memperkuat dukungan internasional terhadap pelindungan budaya Palestina. Menurutnya, pelestarian identitas budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga peradaban dan hak suatu bangsa.

“Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Namun bukan hanya karena faktor tersebut, dukungan terhadap perjuangan Palestina datang dari pemerintah, parlemen, dan masyarakat Indonesia secara luas,” tegas Fadli dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Urtasun di Kantor Kementerian Kebudayaan Spanyol, Madrid, Rabu (15/7). Pertemuan ini berlangsung di sela International Conference on the Reconstruction of Cultural Sector in Palestine

Selain membahas isu Palestina, kedua menteri juga mendiskusikan penguatan kerja sama kebudayaan Indonesia-Spanyol. Fadli menilai pembaruan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di bidang kebudayaan penting dilakukan sebagai landasan bagi pengembangan berbagai program kerja sama, terutama di sektor perfilman.

“Indonesia dan Spanyol memiliki peluang besar untuk mengembangkan kerja sama budaya, khususnya di bidang industri film. Kami mengusulkan kemudahan skema koproduksi bagi sineas kedua negara. Selain itu, kita dapat mengembangkan skema matching fund atau dana padanan untuk mendukung para pembuat film,” ungkap Fadli.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli juga memperkenalkan perkembangan industri perfilman Indonesia yang kini memproduksi lebih dari 250 film setiap tahun. Kapasitas tersebut dinilai menjadi modal yang kuat untuk mengembangkan produksi film bersama serta memperluas jejaring industri kreatif kedua negara.

Di akhir pertemuan, Fadli menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mempererat hubungan bilateral dengan Spanyol melalui diplomasi budaya. Ia juga mendorong pengembangan kerja sama melalui pembentukan pusat kebudayaan, penguatan kolaborasi di bidang warisan budaya, serta penyusunan agenda bersama yang berkelanjutan demi memperkuat hubungan kedua negara.

Sementara itu, Urtasun menyambut baik peluang penguatan kerja sama perfilman Indonesia-Spanyol. Ia mendukung kolaborasi antara lembaga perfilman kedua negara, pengembangan skema koproduksi, serta peningkatan partisipasi film Indonesia pada berbagai festival film internasional di Spanyol, termasuk Festival Film San Sebastián dan Festival Film Málaga.

“Kita perlu menjajaki peluang untuk mengundang film-film Indonesia agar berpartisipasi dalam festival tersebut. Sektor perfilman dapat menjadi salah satu bidang prioritas dalam kerja sama kedua negara,” ujar Urtasun.

Urtasun juga mengapresiasi komitmen Indonesia dalam mendukung pelindungan kebudayaan Palestina. Menurutnya, menjaga identitas budaya merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Palestina sebagai negara yang berdaulat.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk mendukung Palestina. Bersama UNESCO, kami telah melakukan upaya besar untuk mendukung kebudayaan di Ukraina, dan kami meyakini bahwa upaya serupa juga perlu dilakukan untuk Palestina,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pertemuan tersebut turut dihadiri Deputy Director for International Relationships Rafael Iborra dan Chief of the Minister’s Cabinet María Corrales yang mendampingi Menteri Kebudayaan Spanyol. Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI didampingi Duta Besar RI untuk Spanyol Muhammad Najib serta Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah Retnoastuti.

(Sumber:RI-Spanyol Perkuat Kerja Sama Budaya & Dukung Pelindungan Budaya Palestina.)

Utang Luar Negeri RI Hampir Rp 8.000 Triliun, Purbaya Bilang Begini

Jakarta (VLF) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal utang luar negeri (ULN) yang kembali naik dan hampir menyentuh level Rp 8.000 triliun. Berdasarkan catatan Bank Indonesia, utang tumbuh 2,1% secara year-on-year di angka US$ 444,4 miliar atau Rp 7.999 triliun (kurs Rp 18.000).

Purbaya mengaku sudah sering menjelaskan soal hal ini. Poin utamanya adalah dia meminta agar semua pihak jangan melihat ukuran jumlah utangnya, namun dilihat ukuran utang dibandingkan dengan kapasitas ekonominya.

Dia menganalogikan urusan besaran utang negara macam perusahaan yang mengambil kredit. Dia memaparkan misalnya ada dua perusahaan, yang satu memiliki kapasitas penjualan 1.000 unit, dan satu lagi 10.000 unit.

Suatu hari, dua perusahaan itu sama-sama meminjam uang 1.000 perak. Nah bila dibandingkan, perusahaan yang memiliki kapasitas penjualan lebih kecil rasio utangnya akan lebih besar dan juga sebaliknya.

“Saya bolak-balik ngejelasinnya, orang itu harusnya dilihat, dibanding dengan size ekonominya kan. Sama dengan kalau satu perusahaan misalnya penjualannya seribu, satu lagi sepuluh ribu. Misalnya dua-duanya pinjem sama seribu perak pinjemnya, yang seribu kan debt to…ini nya satu, kalau yang itu masih sepuluh per sepuluh,” ujar Purbaya ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026) malam kemarin.

“Jadi yang sepersepuluh aman kan gitu kira-kira. Jadi kita selalu bandingkan dengan size ekonominya jangan nominalnya aja,” paparnya lagi menjelaskan.

Begitu juga di Indonesia, dia bilang karena kapasitas ekonomi Indonesia yang dihitung dengan PDB besar, maka sebetulnya rasio utang masih berada pada zona yang sangat aman. Sejauh ini baru 40% dari PDB, sementara standar dunia rasio utang maksimal di batas aman 60% dari PDB.

“Jadi kita kalau pakai di fiskal itu kan di bawah 60%, harusnya di bawah 60% kita masih 40% jadi masih jauh dari ininya (standarnya). Itu ukuran dari kesinambungan utang yang memakai standar yang paling strict di dunia, Maastricht Treaty itu,” beber Purbaya.

Purbaya melanjutkan di negara-negara lain, utamanya negara maju, utang yang diambil sudah jauh melebihi standar aman. Dia memaparkan Amerika Serikat (AS) saja sudah 100% dari PDB, lalu Singapura juga mencapai 175% dari PDB.

Dia menegaskan sampai saat ini utang luar negeri Indonesia masih dikelola dengan baik dan berada di zona yang aman.

“Sedangkan negara-negara lain udah nggak, udah melanggar semua sekarang kan. Amerika 100% lebih, Singapura 175%, Jerman 60%-an lebih, Jepang 275%, jadi tinggi-tinggi jadi kita masih amat prudent dari sisi itu,” beber Purbaya.

Baginya, kritik untuk kondisi keamanan fiskal suatu negara harus datang dengan acuan-acuan yang pas bukan cuma dari kekhawatiran saat membaca angka dan data.

Eks Bos LPS itu kemudian mengungkit hasil outlook rating dari lembaga S&P yang memberikan hasil positif. Baginya, apa yang disampaikan S&P sudah benar, lembaga tersebut melihat Indonesia masih mampu mengelola anggaran, meskipun banyak orang di dalam negeri ramai mengkritik pemerintah.

“Makanya kemarin S&P bilang kita outlook-nya tetap stabil BBB karena mereka melihat itu juga dan mereka melihat gimana kita cara mengelola anggaran. Walaupun di dalam negeri udah ribut, sebenarnya bagus,” kata Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan Indonesia memiliki kemampuan untuk membayar utang. Menurutnya, apabila Indonesia tak mampu bayar utang, pasti rating dari S&P sudah downgrade alias turun kelas.

“Kalau kita dianggap nggak mampu (bayar utang), pasti udah unstable atau negatif atau mungkin udah downgrade. Jadi Anda mempertanyakan S&P? Secara teoritis ya cukup, nggak ada masalah,” pungkas Purbaya.

(Sumber:Utang Luar Negeri RI Hampir Rp 8.000 Triliun, Purbaya Bilang Begini.)

Pemkab Sergai Anggarkan Rp 6,2 M untuk Bangun Mal Pelayanan Publik

Jakarta (VLF) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) tahun ini. Anggaran yang disiapkan Sebesar Rp 6,2 miliar.

Hal itu diketahui dari laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP. Paket ini memiliki kode rancangan umum pengadaan (RUP) 67274828.

“Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kab Serdang Bedagai,” demikian tertulis dalam nama paket di website yang dilihat, Kamis (16/7/2026).

Proyek ini berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sergai. Anggaran Rp 6,2 miliar itu bersumber dari APBD Sergai tahun 2026.

“Total Pagu: Rp 6.200.000.000,” imbuhnya.

Dijelaskan jika metode pemilihan paket ini melalui proses tender. Dijadwalkan pelaksanaan kontrak berlangsung hingga November 2026.

(Sumber:Pemkab Sergai Anggarkan Rp 6,2 M untuk Bangun Mal Pelayanan Publik.)

Yusril: Pemerintah Tunggu DPR Selesai Susun RUU Perampasan Aset

Jakarta (VLF) – Pemerintah, dalam hal ini Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, menyerahkan kepada DPR RI terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Namun, Menko Yusril mengingatkan agar DPR berhati-hati menyusun RUU tersebut.

“Pemerintah menunggu saja DPR selesai menyusun RUU inisiatifnya. Kalau sudah siap, Presiden akan tunjuk menteri membahas RUU tersebut sampai selesai. Sekarang ini, Pemerintah tidak dalam posisi dapat mengomentari proses penyusunan RUU tersebut yang sedang berjalan di DPR,” kata Yusril saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).

Ia meminta DPR memperhatikan Pasal 28G ayat 1 dan Pasal 28D ayat 1 UUD 1945. Selain itu, dia mengingatkan RUU Perampasan Aset harus mengacu pada KUHAP baru.

“Penyusunan RUU ini juga harus mengacu kepada KUHAP Baru sebagai ketentuan-ketentuan umum dalam hukum acara pidana,” ucap dia.

Kemudian, Yusril juga mengingatkan jangan sampai RUU Perampasan Aset menimbulkan abuse of power. Perampasan aset, kata dia, harus menunggu putusan pengadilan.

“Ya jangan sampai timbul kesewenang-wenangan dan ‘abuse of power’. Kalau aset disita, tujuannya untuk mengamankan aset. Tunggu putusan pengadilan. Kalau terdakwa bersalah, barang bukti yang disita dieksekusi dirampas untuk negara. Kalau nggak terbukti aset dikembalikan kepada terdakwa,” jelas dia.

“Kalau dirampas duluan, tapi putusan pengadilan tidak terbukti, lantas bagaimana? Kalau aset dalam bentuk uang misalnya, sudah dirampas dan disetor ke kas negara, bagaimana cara mengembalikannya?” sambungnya.

Karena itu, Yusril mengingatkan DPR RI berhati-hati menyusun RUU tersebut agar tak menabrak asas keadilan hingga hak asasi manusia (HAM).

“Perlu kecermatan dan kehati-hatian yang tinggi menyiapkan RUU ini agar jangan menabrak asas keadilan dan kepastian hukum serta jaminan perlindungan HAM,” imbuhnya.

Komisi III DPR Gaspol Bahas RUU Perampasan Aset

Komisi III DPR RI melanjutkan pembahasan RUU tentang Perampasan Aset. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan jika pihaknya akan membahas RUU tersebut semaksimal mungkin.

Hal itu disampaikan Habiburokhman saat Rapat Dengan Pendapat Umum (RDPU) bersama Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Habiburokhman menepis ada anggapan Komisi III DPR menolak pembahasan RUU Perampasan Aset.

“Gaspol pake turbo pembahasan penyusunan draf RUU Perampasan Aset ya, jadi teman-teman nggak benar kalau katanya DPR menolak membahas RUU Perampasan Aset, faktanya kita hadirkan advokat-advokat terbaik yang paham sekali soal penegakan hukum di Indonesia untuk memberikan pendapatnya,” kata Habiburokhman dalam rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7).

Habiburokhman memastikan Komisi III DPR hampir setiap hari membahas RUU tersebut. Waketum Partai Gerindra itu mengatakan pembahasan ini penting karena RUU Perampasan Aset merupakan rancangan aturan baru.

“Mengapa kita perlu semaksimal mungkin mendengar aspirasi banyak orang terkait UU ini? Kenapa? Karena ini sesuatu yang baru, kita bukan membuat undang-undang perubahan, tapi kita buat undang-undang baru berdasarkan pemikiran baru juga,” ucap dia.

(Sumber:Yusril: Pemerintah Tunggu DPR Selesai Susun RUU Perampasan Aset.)

Trump Batalkan Rencana Tarik Biaya 20% di Selat Hormuz

Jakarta (VLF) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan rencana pengenaan biaya sebesar 20% pada semua pengiriman kargo di Selat Hormuz. Trump mengatakan tarif tersebut akan diganti dengan kesepakatan perdagangan dan investasi “besar-besaran” dengan negara-negara Teluk.

Dilansir BBC, Rabu (15/7/2026), pembatalan rencana ini terjadi menyusul aksi saling serang teranyar antara AS dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dunia. Akibat konflik tersebut, lalu lintas kapal di Selat Hormuz sempat terhenti.

“Saya telah memutuskan untuk mengganti Biaya Penggantian Amerika Serikat sebesar 20% dengan Kesepakatan Perdagangan dan Investasi yang akan dilakukan berbagai Negara Teluk ke Amerika Serikat,” ujar Trump melalui akun media sosial pribadinya, Truth Social, sebagaimana dilansir BBC.

“Investasi tersebut akan sangat besar, tetapi pada saat yang sama, sangat baik bagi mereka dan masa depan mereka,” lanjut Trump tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Trump juga menegaskan bahwa selat strategis tersebut kini “terbuka untuk semua lalu lintas kapal, kecuali Iran”. Dia menambahkan bahwa “minyak kembali mengalir seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya, berkat kekuatan militer Amerika Serikat yang luar biasa”.

Merespons pengumuman Trump, pihak Iran menyatakan akan tetap mempertahankan kendali mereka atas Selat Hormuz.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menilai keputusan blokade sepihak oleh Trump secara tidak langsung telah merusak kesepakatan yang ada. “Keputusan blokade Trump secara tidak langsung telah membongkar kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya,” katanya kepada Kantor Berita AFP.

AS-Iran Kembali Saling Serang

Di sisi lain, Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan bahwa pasukannya telah mulai melancarkan serangan tambahan terhadap Iran. Langkah ini diambil untuk terus melemahkan kemampuan Iran yang digunakan untuk menyerang kapal-kapal komersial di jalur air utama tersebut.

Centcom sebelumnya mengonfirmasi telah melakukan serangan malam ketiga dengan tujuan yang sama. Pada hari Selasa, media pemerintah Iran melaporkan adanya ledakan di beberapa kota, termasuk Bushehr, yang merupakan lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir mereka.

Sementara itu, Teheran mengklaim telah menargetkan sejumlah fasilitas militer AS di Bahrain dan Yordania, setelah sebelumnya sempat menyerang dua kapal tanker milik Uni Emirat Arab (UEA).

(Sumber:Trump Batalkan Rencana Tarik Biaya 20% di Selat Hormuz.)

MAKI Dorong DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: Korupsi Sudah Parah

Jakarta (VLF) – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset. MAKI memberi waktu hingga akhir 2026.

“Saya menuntut DPR segera wujudkan buktinya, segera sahkan. Karena RUU ini sudah matang sejak tahun 2008 lho, tinggal mengesahkan aja kok,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).

Dia mengatakan, jika semakin lama dibahas, justru akan ada banyak substansi yang dikurang pada RUU tersebut. Kemudian, dia juga menyoroti DPR yang sibuk dengan nomenklatur RUU.

“Jadi ini saya hanya menunggu mudah-mudahan tahun ini disahkan lah udah sampai akhir tahun,” ucap dia.

Ia mengatakan Komisi III DPR sudah berjanji merampungkan RUU Perampasan Aset sejak Agustus 2025 lalu. Namun, hingga kini, janji tersebut tak kunjung terealisasi.

“Kalau tidak (disahkan akhir tahun ini) ya tahun depan saya maju ke Mahkamah Konstitusi untuk memerintahkan DPR/pemerintah mengesahkan dalam jangka waktu 1 tahun. Meskipun agak molor, saya sudah mengancam ini kan sebenarnya di bulan Januari kemarin, tapi ya karena katanya mau disahkan-disahkan ya saya tunggu dulu deh,” tuturnya.

Ia mengingatkan korupsi saat ini sudah semakin akut. Menurutnya, tidak ada cara lagi selain mengesahkan RUU Perampasan Aset.

“Karena ini korupsi ini sudah parah, tidak ada cara hebat lagi kalau bukan dengan Undang-Undang Perampasan Aset. Kalau yang lain penegakan hukum, pengawasan segala macam sudah nggak mempan lagi,” imbuhnya.

Komisi III DPR Gaspol Pakai Turbo Bahas RUU Perampasan Aset

Komisi III DPR RI melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan jika pihaknya akan membahas RUU tersebut semaksimal mungkin.

Hal itu disampaikan Habiburokhman saat Rapat Dengan Pendapat Umum (RDPU) bersama Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Habiburokhman menepis ada anggapan Komisi III DPR menolak pembahasan RUU Perampasan Aset.

“Gaspol pake turbo pembahasan penyusunan draf RUU Perampasan Aset ya, jadi teman-teman nggak benar kalau katanya DPR menolak membahas RUU Perampasan Aset, faktanya kita hadirkan advokat-advokat terbaik yang paham sekali soal penegakan hukum di Indonesia untuk memberikan pendapatnya,” kata Habiburokhman dalam rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7).

Habiburokhman memastikan Komisi III DPR hampir setiap hari membahas RUU tersebut. Waketum Partai Gerindra itu mengatakan pembahasan ini penting karena RUU Perampasan Aset merupakan rancangan aturan baru.

“Mengapa kita perlu semaksimal mungkin mendengar aspirasi banyak orang terkait UU ini? Kenapa? Karena ini sesuatu yang baru, kita bukan membuat undang-undang perubahan, tapi kita buat undang-undang baru berdasarkan pemikiran baru juga,” ucap dia.

(Sumber:MAKI Dorong DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: Korupsi Sudah Parah.)

Pertamina & DJP Perkuat Sinergi Bangun Sistem Pajak yang Transparan

Jakarta (VLF) – PT Pertamina (Persero) bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memperkuat sinergi dalam penerapan program kepatuhan kolaboratif (Co-operative Compliance). Kerja sama ini mencakup implementasi Tax Control Framework (TCF) dan integrasi data perpajakan guna mewujudkan sistem administrasi perpajakan yang lebih modern, transparan, dan berbasis kepercayaan.

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari reformasi perpajakan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kepatuhan, serta integrasi data. Dalam implementasinya, Pertamina menjadi wajib pajak pertama di Indonesia yang ditunjuk sebagai pilot project penerapan TCF dan integrasi data perpajakan bersama DJP.

Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero), Mega Satria menyambut positif kepercayaan yang diberikan Pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak, kepada Pertamina.

“Kepercayaan ini merupakan tanggung jawab yang kami jalankan dengan penuh komitmen. Bagi Pertamina, kolaborasi ini bukan sekadar penguatan sistem perpajakan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat tata kelola di seluruh Pertamina Group dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan,” ujar Mega dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).

Hal tersebut disampaikannya dalam Kick Off Uji Coba Program Co-operative Compliance bersama Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta, Senin (13/7).

Bersama Direktorat Jenderal Pajak, Pertamina membangun kolaborasi dalam mendukung reformasi perpajakan nasional guna memberikan kontribusi bagi negara. Pertamina menilai kepatuhan perpajakan merupakan bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Bagi perusahaan, pajak tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga bentuk kontribusi terhadap pembangunan nasional. Komitmen tersebut tercermin dari kontribusi Pertamina kepada negara yang dalam tiga tahun terakhir mencapai Rp1.188 triliun. Kontribusi itu berasal dari pembayaran pajak, dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta berbagai kewajiban fiskal lainnya.

Mega menyampaikan partisipasi Pertamina dalam uji coba ini merupakan kelanjutan dari transformasi perpajakan perusahaan yang dimulai sejak penandatanganan kesepahaman integrasi data dengan Direktorat Jenderal Pajak pada 2019. Sejak saat itu, Pertamina terus memperkuat pengelolaan perpajakan melalui penerapan Tax Control Framework, harmonisasi sistem dengan Coretax, serta integrasi proses perpajakan dengan berbagai sistem digital perusahaan.

“Langkah ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara Direktorat Jenderal Pajak dan wajib pajak melalui pemanfaatan data yang terintegrasi, sehingga mendukung terciptanya sistem perpajakan yang menjunjung tinggi transparansi dengan teknologi digital terkini,” tambah Mega.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengapresiasi Pertamina sebagai mitra dalam uji coba implementasi Co-operative Compliance.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina (Persero) atas komitmen dan keterbukaannya menjadi mitra pertama dalam uji coba ini. Dengan dukungan Tax Control Framework dan integrasi data, risiko perpajakan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga memberikan kepastian hukum, menekan biaya kepatuhan, dan meminimalkan potensi sengketa,” pungkas Bimo.

(Sumber:Pertamina & DJP Perkuat Sinergi Bangun Sistem Pajak yang Transparan.)

IHSG Balik Menguat ke Level 6.000, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Jakarta (VLF) – Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (13/7) dengan kenaikan 1,92% ke level 6.037,84. Penguatan indeks didorong oleh menguatnya saham BMRI sebesar 4,17%, BBRI naik 2,87%, serta AMMN yang melesat 7,69%. Di sisi lain, pergerakan indeks masih dibayangi pelemahan CTBN sebesar 6,54%, UNVR turun 2,89%, dan BOGA terkoreksi 5,85%.

Meski IHSG ditutup di zona positif, aktivitas investor asing masih mencatatkan jual bersih senilai Rp412,50 miliar di pasar reguler dan Rp437,66 miliar di seluruh pasar. Dari 11 sektor yang diperdagangkan, sebanyak sembilan sektor berakhir menguat dengan sektor Basic Industry memimpin kenaikan sebesar 2,96%, sedangkan sektor Health menjadi sektor dengan pelemahan terbesar, yakni 0,26%.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat bergerak berlawanan arah. Indeks Dow Jones turun 0,26% menjadi 52.498, S&P 500 melemah 0,79% ke 7.515, dan Nasdaq terkoreksi 1,55% ke level 25.873.

Di tengah pelemahan Wall Street, sentimen terhadap pasar domestik mendapat dukungan setelah S&P Global Ratings kembali mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek dengan prospek stabil. Respons positif juga terlihat dari penguatan ETF EIDO sebesar 1,10% dan MSCI Indonesia yang naik 2,24%.

Lembaga pemeringkat tersebut memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,10% pada 2026 dan rata-rata 4,90% selama periode 2026-2029. Selain itu, defisit fiskal diproyeksikan kembali berada di bawah 3% terhadap PDB mulai 2027.

Penilaian tersebut didukung oleh posisi utang pemerintah dan utang luar negeri yang relatif terkendali dibandingkan negara dengan peringkat sejenis, serta prospek peningkatan penerimaan negara dan ekspor seiring membaiknya harga komoditas dan implementasi kebijakan pemerintah. Kondisi tersebut turut menjaga biaya pendanaan perusahaan tetap relatif stabil, terutama bagi sektor perbankan, properti, infrastruktur, dan utilitas.

Berita Emiten

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)

ARCI melaporkan realisasi kegiatan eksplorasi sepanjang semester I 2026 dengan nilai investasi sekitar USD5,60 juta. Perseroan telah menyelesaikan 157 titik pengeboran dengan total kedalaman sekitar 45 kilometer di tambang emas Toka Tindung, Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut dijalankan melalui anak usaha Meares Soputan Mining (MSM) dan Tambang Tondano Nusajaya (TTN) pada wilayah konsesi seluas 39.817 hektare yang dipilih berdasarkan hasil eksplorasi sebelumnya.

Hasil pengeboran pada kuartal I 2026 menunjukkan temuan kadar emas hingga 10,20 gram per ton pada interval 4,60 meter di kedalaman 342,30-346,90 meter, serta temuan lain dengan kadar 2,24 gram per ton. Sementara pada kuartal II 2026, ARCI mencatat kadar emas tertinggi mencapai 25,18 gram per ton pada interval 3,10 meter di kedalaman 285,80-288,90 meter, serta kadar 4,25 gram per ton pada interval 23 meter di kedalaman 213,00-236,00 meter.

Berdasarkan data perseroan, cadangan emas saat ini mencapai sekitar 3,90 juta ons dengan kadar rata-rata 1,20 gram per ton, terdiri atas 667 ribu ons cadangan terbukti dan sekitar 3,20 juta ons cadangan terkira.

PT RMK Energy Tbk (RMKE)

RMKE bersiap melaksanakan stock split dengan rasio 1:5 setelah memperoleh persetujuan Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026. Melalui aksi korporasi tersebut, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh akan berubah menjadi 21,88 miliar saham dari sebelumnya 4,38 miliar saham, sementara nilai nominal saham disesuaikan menjadi Rp20 per saham dari sebelumnya Rp100 per saham. Perseroan juga meningkatkan modal dasar menjadi 70 miliar saham dari sebelumnya 14 miliar saham.

Rencana tersebut sebelumnya telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Juni 2026. Sesuai jadwal, perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan negosiasi berlangsung hingga 16 Juli 2026, sedangkan distribusi saham hasil stock split dijadwalkan pada 21 Juli 2026 yang sekaligus menjadi awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai.

Rekomendasi Saham Hari Ini

BIPI – Buy 134-136 | TP 138-145 | SL 129

OASA – Buy 306-312 | TP 316-324 | SL 290

ERAA – Buy 346-350 | TP 354-364 | SL 332

RAJA – Buy 4500-4520 | TP 4580-4650 | SL 4230

BULL – Buy 328-334 | TP 338-342 | SL 306

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

(Sumber:IHSG Balik Menguat ke Level 6.000, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini.)