Category: Global

Efisiensi Bikin Pertumbuhan Ekonomi Lesu, Pemerintah Wajib Lakukan Ini

Jakarta (VLF) – Efisiensi anggaran yang diterapkan Presiden Prabowo Subianto di awal tahun berdampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal I-2025 melambat ke 4,87% (year on year).

Direktur Kebijakan Publik CELIOS, Media Wahyudi Askar mengatakan efisiensi anggaran yang awalnya dimaksudkan untuk mengoptimalkan belanja negara justru menunjukkan efek berantai yang kontraproduktif. Pertumbuhan belanja pemerintah yang kontraksi sebesar -1,38% yoy turut melemahkan kinerja ekonomi.

“Kondisi di lapangan juga menunjukkan bahwa pemotongan belanja publik mengurangi denyut aktivitas ekonomi di banyak sektor, terutama di daerah,” kata Wahyudi dalam keterangan tertulis, Selasa (6/5/2025).

Ketika anggaran transfer ke daerah turut ditekan, pilihan daerah untuk membiayai infrastruktur dan program sosial disebut menjadi sangat terbatas. Padahal selama ini APBD menjadi penopang penting penciptaan lapangan kerja dari infrastruktur desa dan perlindungan sosial.

Wahyudi juga menyoroti hasil efisiensi yang sebagian besar justru dialihkan ke program Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal program baru tersebut dinilai belum menghasilkan nilai tambah ke ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

“Sementara itu banyak Balai Latihan Kerja (BLK) yang tidak berjalan karena tidak ada anggaran akibat efisiensi, pendamping desa juga banyak yang dirumahkan, padahal BLK dan pendamping desa adalah penggerak penciptaan lapangan kerja di sektor riil,” ucap Wahyudi.

Terpisah, Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Arief Anshory Yusuf menyoroti efisiensi anggaran yang dilakukan saat daya beli masyarakat sedang ambruk. Hal ini tercermin dari pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang melambat di bawah 5% dalam beberapa kuartal terakhir.

Terakhir kali pertumbuhan konsumsi rumah tangga di atas 5% terjadi pada kuartal III-2023 yakni sebesar 5,05%. Setelahnya yakni pada kuartal IV-2023 hanya tumbuh 4,47%, kuartal I-2024 tumbuh 4,91%, kuartal II-2024 tumbuh 4,93%, kuartal III-2024 tumbuh 4,91%, kuartal IV-2024 tumbuh 4,98% dan kuartal I-2025 tumbuh melambat ke 4,89%.

“Ini saya kira harus jadi perhatian karena tidak semua elemen di pemerintah percaya daya beli konsumen melemah. Padahal fakta-fakta sudah disodorkan oleh DEN dari mulai penurunan upah riil, juga kenaikan share dari defensive consumption spending,” ucap Arief.

Utuk mengembalikan laju pertumbuhan ekonomi di level 5% pada sisa kuartal tahun ini, Arief menilai belanja pemerintah harus kembali digeliatkan. Terlebih sudah tidak ada faktor musiman yang mendorong konsumsi masyarakat seperti perayaan tahun baru hingga hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Lebaran.

“Saya kira atensi kita segera harus ke membalikkan government consumption,” tutur Arief.

Selain itu, pemerintah disebut harus segera menyelesaikan rancangan kebijakan deregulasi supaya investasi bisa tumbuh kencang. Sebab, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang menjadi komponen kedua terbesar penyumbang PDB pada kuartal I-2025 hanya tumbuh 2,12%, lebih rendah dibandingkan kuartal IV-2024 yang tumbuh 5,03%.

“Mempercepat deregulasi supaya investasi bisa masuk dan tidak menutup kemungkinan kita usulkan stimulus untuk mengangkat konsumsi rumah tangga juga,” saran Arief.

Kondisi ke Depan Bisa Lebih Mengkhawatirkan

Executive Director Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri mengatakan ketidakpastian global yang semakin meningkat membuat kondisi ekonomi Indonesia ke depan lebih mengkhawatirkan. Mengingat kuartal I yang sudah alami pelemahan, padahal dampak dari gonjang-ganjing global baru akan dimulai.

“Ini sebelum gonjang-ganjing yang ada di tingkatan eksternal dan itu juga sudah ditopang dengan Ramadan serta Lebaran, tapi ternyata memang ada pelemahan. Jadi kelihatannya ke depan masih agak lebih mengkhawatirkan lagi,” kata Yose dalam acara Innovation Summit Southeast Asia di The Energy Building SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (6/5/2025).

Yose melihat ekspor Indonesia akan terpengaruh dengan kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Ekspor kita bukan hanya ke AS, tetapi dengan pelemahan yang ada di tingkatan global, itu harga-harga komoditas akan turun, padahal banyak pemasukan kita asalnya dari komoditas dan itu tentunya akan berpengaruh juga kepada ekspor kita yang akhirnya menurunkan lebih jauh lagi pertumbuhan ekonomi kita,” ucap Yose.

Menurut Yose, pemerintah harus lebih bersiap diri menghadapi kondisi-kondisi yang semakin tidak menentu ke depan. Pasalnya permasalahan ke depan disebut akan lebih kompleks.

“Jadi ini belum ada apa-apanya nih kelihatannya, jadi memang perlu pegangan lebih erat lagi, lebih keras lagi. Permasalahannya dalam ekonomi kita internal sendiri itu tidak terlalu kelihatan menjanjikan. Kalau tahun 2008 atau 2012 ketika ada krisis itu, Indonesia kan bahkan sempat disebut komodo dragons economy karena kulitnya tebal, resilien, tetapi ternyata sekarang ini nggak terlalu seperti itu,” imbuhnya.

(Sumber:Efisiensi Bikin Pertumbuhan Ekonomi Lesu, Pemerintah Wajib Lakukan Ini.)

Utang Istaka Karya ke BUMN Mau Dihapus Demi Bayar Vendor

Jakarta (VLF) – Utang PT Istaka Karya (Persero) ke sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal dihapus. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, hal itu dilakukan agar Istaka Karya dapat memprioritaskan pembayaran utang ke vendor eksternal yang menunggak bertahun-tahun.
Menurut pria yang akrab disapa Tiko, BUMN yang memiliki hak tagih kepada Istaka Karya setuju atas rencana tersebut. Istaka Karya sendiri sudah disuntik mati pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Maret 2023.

“Ini ada surat dari BSI, dari Brantas (Abipraya), dari Waskita, dari WIKA, yang intinya telah menyampaikan kepada hakim pengawas kesediaan teman-teman BUMN ini untuk melepas hak tagihannya dengan asas keadilan,” ujar Tiko dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2025).

“Di mana sebagai perusahaan terafiliasi yang memiliki sesama kepentingan, mendahulukan kepentingan dari kredit turun eksternal yang merupakan vendor-vendor yang berskala kecil,” sambung Tiko.

Tiko menjelaskan, regulasi hapus tagih ke BUMN sudah tertera dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Meskipun hal itu tetap harus mendapat persetujuan dari Presiden.

“Menteri, selaku perorangan pemerintah pusat, dengan persetujuan Presiden, berwenang menetapkan kriteria hapus buku dan hapus tagih aset BUMN. Jadi memang sudah ada ruang itu, namun memang kami harus mengajukan kriteria umum kepada Presiden,” tuturnya.

Menurut Tiko pihaknya sedang membuat konsep kriteria umum hapus tagih dalam konteks kepailitan BUMN, lalu mengajukannya ke Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan persetujuan kriteria umum.

“Jadi ini pintu yang ada di Undang-Undang BUMN, Undangan 1 2025, dan nanti pada waktu pelaksanaannya, itu cukup persetujuan RUPS. Tapi kami butuh kriteria umum dulu disetujui Presiden,” jelas Tiko.

Tiko menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan kurator dan hakim pengawas dalam proses tersebut. Menurutnya, hakim pengawas meminta adanya hasil RUPS terkait pelepasan hak tagihnya.

Hal itu demi menjamin tidak akan ada gugatan di masa mendatang. Selain itu ia juga mendorong kurator untuk mempercepat pelepasan aset Istaka Karya, serta mendorong BUMN yang punya kepentingan sama dengan aset-aset Istaka Karya untuk membelinya.

Dalam catatan detikcom, sebanyak 179 vendor belum dibayar Istaka Karya dengan total tagihan mencapai Rp 786 miliar. Padahal sejumlah proyek yang dikerjakan vendor sudah selesai dan dinikmati masyarakat.

Proses hapus utang ini ditafsir memakan waktu selama dua bulan. Nantinya Menteri BUMN Erick Thohir akan menyampaikan kriteria kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kemudian dilakukan RUPS. Terkait jumlah utang yang akan dihapus, Tiko menyebut belum mengetahuinya.

Nantinya setelah dua bulan tersebut dan telah mendapat persetujuan di RUPS, hasilnya akan diserahkan kepada hakim pengawas yang menangani pailitnya Istaka Karya. Hakim Pengawas lantas akan memutuskan pembagian hasil penjualan aset Istaka Karya kepada vendor eksternal.

(Sumber:Utang Istaka Karya ke BUMN Mau Dihapus Demi Bayar Vendor.)

Tiba di Istana, Bill Gates Disambut Langsung Prabowo Saat Turun dari Mobil

Jakarta (VLF) – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan tokoh filantropi dunia sekaligus pendiri Gates Foundation, Bill Gates di Istana Merdeka, Jakarta. Prabowo menyambut langsung Bill Gates dari pintu Istana Merdeka.
Pantauan detikcom, Rabu (7/5/2025), Bill Gates tiba di Istana Merdeka pukul 08.15 WIB. Turun dari mobil, Bill Gates disambut Prabowo yang bawah tangga pilar Istana.

Setelah itu, Prabowo mengajak Bill Gates ke pilar Istana dan memperkenalkan delegasi Indonesia. Adapun delegasi yang turut menyambut yakni Mesesneg Prasetyo Hadi, Menkes Bugi Gunadi Sadikin, Menlu Sugino, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menkomdigi Meutya Hafid, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Setelah itu, Prabowo dan Bill Gates masuk ke ruang kredensial untuk berjabat tangan. Keduanya lalu masuk ke ruangan untuk melakukan pertemuan. Para delegasi turut ikut dalam pertemuan tersebut.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana sebelumya mengatakan pertemuan Prabowo dan Bill Gates akan membahas sejumlah inisiatif pembangunan berkelanjutan.

“Khususnya pada isu kesehatan global, nutrisi, inklusi keuangan, dan infrastruktur digital publik,” kata Yusuf dalam keterangannya, Rabu (7/5/2025)

Sebelumnya, Prabowo juga telah mengungkap rencana pertemuannya dengan Bill Gates hari ini. Prabowo menyebut Bill Gates ingin bertemu dengannya untuk memberikan dukungan dan penghargaan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prabowo menyebut program MBG ini cukup membanggakan bagi dirinya. Dia menyebut banyak pemimpin negara yang datang memberikan apresiasi terhadap program tersebut.

“Tanggal 7 yaitu lusa, tokoh dunia namanya Bill Gates akan datang ke kita, minta ketemu saya, sudah cukup lama beliau minta ketemu, kalau tidak salah suratnya dari November minta ketemu, antara lain mau menyatakan dukungan dan penghargaan atas makan bergizi kita,” kata Prabowo dalam sidang kabinet paripurna, di kantor Presiden, Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5).

Prabowo mengaku merasa tersanjung atas hal itu. Sebab, menurutnya, program MBG masih berjalan dan belum bisa dikatakan berhasil.

“Saya merasa sangat besar hati, saya mengatakan ‘jangan muji kita, kita belum berhasil, kita berhasil insyaallah Desember 2025’,” ujarnya.

“Kalau kita buktikan bahwa kita bisa menyelenggarakan, kita bisa antar makanan tiap hari ke 82,9 juta rakyat kita, dalam keadaan bersih dalam keadaan aman, keadaan bergizi pada saat itulah boleh kita terima ucapkan selamat,” lanjut Prabowo.

(Sumber:Tiba di Istana, Bill Gates Disambut Langsung Prabowo Saat Turun dari Mobil.)

Menkum Jamin Direksi-Komisaris BUMN Bisa Dijerat Hukum Bila Korupsi

Jakarta (VLF) – Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas menegaskan jajaran direksi dan komisaris BUMN tetap bisa dijerat hukum. Dia menegaskan penegakan hukum pada BUMN dijamin tidak akan melemah.
Kekhawatiran melemahnya penegakan hukum ke BUMN muncul usai adanya UU Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN yang menyatakan petinggi BUMN bukan merupakan penyelenggara negara. Sebuah kasus korupsi bisa diperkarakan apabila kasus tersebut melibatkan penyelenggara negara.

Dia menegaskan semua tindak pidana yang dilakukan petinggi BUMN, utamanya korupsi akan tetap bisa diproses oleh aparat penegak hukum (APH). Hal itu dilakukan sepanjang ada bukti yang kuat untuk menjerat petinggi BUMN. Dia menegaskan tidak ada pembatasan sama sekali untuk penegakkan hukum ke direksi dan komisaris BUMN.

“Sekarang kan UU BUMN sudah disahkan, yang kedua setiap pelanggaran hukum terkait tindak pidana apalagi korupsi semua aparat penegak hukum tetap boleh. Tetapi memang yang dilakukan sepanjang dilakukan proven, proven terhadap sebuah kebijakan yang diambil, jadi APH sama sekali tidak dibatasi untuk melakukan itu. Kalau yang namanya korupsi ya siapapun yang terlibat ya pasti dilakukan. Apalagi kalau dilakukan atas etikat buruk,” beber Supratman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025) kemarin.

Supratman melanjutkan soal jeratan hukum karena praktik yang menimbulkan kerugian negara juga akan bisa dilakukan. Bentuknya adalah melihat proses pengambilan keputusan dari petinggi BUMN-nya. Apabila dalam proses bisnisnya ada praktik yang memicu kerugian negara itu bisa menjadi pertimbangan perkara aparat penegak hukum.

“Bahwa bisnis itu ada untung ruginya, tergantung situasi dalam proses pengambilan keputusan. Sepanjang itu dilakukan sesuai dengan perencanaan yang baik, kemudian ternyata menimbulkan kerugian usaha. Itu akan menjadi pertimbangan dari aparat penegak hukum,” pungkas Supratman.

(Sumber:Menkum Jamin Direksi-Komisaris BUMN Bisa Dijerat Hukum Bila Korupsi.)

BYD Kalah di Pengadilan, Ternyata Ini Pemilik Baru Merek Denza di Indonesia

Jakarta (VLF) – Merek Denza, yang didaftarkan PT Worcas Nusantara Abadi (WNA) dan digugat oleh BYD, ternyata sudah ganti pemilik di Indonesia. Untuk sementara, BYD dinyatakan kalah dalam sengketa merek Denza di Pengadilan Jakarta Pusat.
Sebelumnya, BYD melayangkan gugatan pada PT Worcas Nusantara Abadi terkait merek Denza. Sebagaimana diketahui, BYD baru saja membawa MPV listrik Denza ke pasar Indonesia. Sementara di Indonesia, nama Denza ternyata sudah didaftarkan oleh perusahaan lain

Berdasarkan Putusan 1/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN.Niaga.Jkt.Pst, BYD dinyatakan kalah di pengadilan.

Soalnya, pihak tergugat PT Worcas Nusantara Abadi, ternyata sudah mengalihkan kepemilikannya terhadap merek Denza kepada pihak lain secara sah jauh sebelum tanggal gugatan diajukan. Pihak tergugat menilai BYD salah dalam menentukan pihak sebagai tergugat (Error in persona).

Dikutip dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, PT WNA dikenal sebagai perusahaan makanan dan minuman khas Indonesia, salah satu produk yang dipasarkan adalah Kopi. PT WNA mendaftarkan merek “Denza” pada 3 Juli 2023 ke DJKI dengan nomor registrasi IDM001176306 pada kelas 12 (di antaranya diperuntukkan bagi jenis barang kendaraan; alat untuk bergerak di darat, udara, atau air). Merek tersebut memperoleh pelindungan hingga 3 Juli 2033.

Di sisi lain, BYD mendaftarkan merek Denza di Indonesia pada 8 Agustus 2024, dengan kode kelas yang sama.

BYD melihat tidak adan hubungan antara lini bisnis PT WNA dengan pendaftaran merek Denza.

Selain itu kuasa hukum BYD juga melampirkan merek lain yang diduga coba didaftarkan oleh PT WNA. Namun ditolak oleh Direktorat Merek.

Fakta lain dari persidangan terungkap, nama Denza yang sebelumnya didaftarkan PT Worcas Nusantara Abadi sudah beralih kepemilikannya kepada PT Raden Reza Adi.

“Menimbang, bahwa oleh karena Tergugat tidak mempunyai hak lagi atas kepemilikan merek, maka apakah merek milik Penggugat mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhan dengan merek milik Tergugat, menurut hemat Majelis Hakim tidak perlu dipertimbangkan lagi,” tulis putusan tersebut.

Merek Denza telah beralih kepemilikan kepada PT Raden Reza Adi berdasarkan perjanjian pengalihan hak atas merek di hadapan Notaris sebagaimana dinyatakan dalam akta No. 1 tertanggal 10 September 2024.

Denza telah secara resmi diajukan permohonan pencatatan pengalihan hak atas merek pada Kantor Turut Tergugat (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia cq. Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Cq Direktorat Merek dan Indikasi Geografis) pada tanggal 11 September 2024, dan Turut Tergugat juga telah memberi tanda terima resmi atas permohonan pengalihan.

Fakta itu diperkuat dengan lampiran bukti surat bertanda T-3 berupa print-out dari situs Wold Intellectual Property Organization (Wipo), diperoleh fakta merek Denza dengan nomor pendaftaran IDM001176306, di kelas 12 telah beralih kepemilikan kepada pihak lain yaitu PT Raden Reza Adi.

Head of Marketing PR and Government Relation BYD Motor Indonesia, Luther T Panjaitan menerima keputusan pengadilan. Namun pihaknya masih mempertimbangkan mengambil langkah lebih lanjut.

“Namun perlu kita lihat bersama dalam konteks ketetapannya, di mana karena pihak yang digugat telah memindahkan hak kepemilikan nya ke pihak lain. Oleh karenanya belum sepenuhnya selesai, untuk selanjutnya kami sedang kaji kembali secara internal,” kata Luther kepada detikOto, Senin (5/5/2025).

BYD sebagai penggugat menganggap Denza merupakan merek terkenal di seluruh dunia. BYD mengklaim merek Denza telah didaftarkan di China, Inggris, Tanzania, San Martin, Lebanon, Kuwait, EU, Republika Dominika, Djibouti, Bonaire, Sint Eustatius, Saba, Aruba, Guatemala, El Salvador, Kosta Rika dan Anguila. Lebih lanjut, BYD dan anak perusahaannya sudah mengajukan permohonan merek Denza lebih dari 100 negara.

(Sumber:BYD Kalah di Pengadilan, Ternyata Ini Pemilik Baru Merek Denza di Indonesia.)

Gaji PNS 2025 Dikabarkan Naik 16 Persen, Berapa Besarannya?

Jakarta (VLF) – Kabar mengenai kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 16 persen pada tahun 2025 tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan ASN dan masyarakat luas. Informasi ini menyebar melalui berbagai platform media sosial dan pemberitaan online, memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan mengenai kebenarannya.

Dikutip dari detikFinance, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini menyampaikan bahwa belum ada pembahasan resmi mengenai rencana kenaikan gaji PNS hingga 16 persen di internal Kementerian PANRB. Ia menekankan bahwa kebijakan seperti ini memerlukan koordinasi dan pembahasan bersama Kementerian Keuangan sebelum dapat diumumkan secara resmi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa setiap kebijakan baru soal gaji PNS akan diumumkan langsung oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai kenaikan gaji PNS untuk tahun 2025.

Simulasi Gaji PNS Jika Naik 16 Persen

Jika kenaikan gaji sebesar 16 persen benar-benar direalisasikan, berikut adalah estimasi besaran gaji PNS tahun 2025 berdasarkan golongan.

Golongan I

Ia: Rp1.955.412 – Rp2.926.216
Ib: Rp2.135.328 – Rp3.098.012
Ic: Rp2.225.692 – Rp3.229.092
Id: Rp2.319.884 – Rp3.365.624

Golongan II

IIa: Rp2.533.440 – Rp4.226.344
IIb: Rp2.766.600 – Rp4.405.100
IIc: Rp2.883.644 – Rp4.591.512
IId: Rp3.005.676 – Rp4.785.696

Golongan III

IIIa: Rp3.231.412 – Rp5.307.232
IIIb: Rp3.368.176 – Rp5.531.808
IIIc: Rp3.510.624 – Rp5.765.780
IIId: Rp3.659.104 – Rp6.009.612

Golongan IV

IVa: Rp3.813.848 – Rp6.263.884
IVb: Rp3.975.204 – Rp6.528.828
IVc: Rp4.143.404 – Rp6.805.024
IVd: Rp4.318.680 – Rp7.092.820
IVe: Rp4.501.264 – Rp7.392.912

Sebagai catatan, angka-angka di atas merupakan simulasi berdasarkan kenaikan 16 persen dari gaji pokok yang tercantum dalam PP Nomor 5 Tahun 2024 dan belum merupakan keputusan resmi.

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi dari pemerintah mengenai kenaikan gaji PNS sebesar 16 persen untuk tahun 2025. Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

(Sumber:Gaji PNS 2025 Dikabarkan Naik 16 Persen, Berapa Besarannya?.)

Presiden Prabowo Puji Kerja Cepat Pemda Sukseskan Sekolah Rakyat

Jakarta (VLF) – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap Sekolah Rakyat. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan kemudahan rakyat miskin untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Lebih dari 200 bupati dan wali kota sudah menyiapkan lahan,” kata Prabowo dikutip Selasa (6/5/2025).

Pernyataan ini disampaikan Presiden saat Rapat Terbatas bersama para menteri dan pimpinan lembaga di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5).

Prabowo menyebut lebih dari 200 bupati dan wali kota di seluruh Indonesia telah menyatakan komitmennya dengan menyediakan lahan seluas 5 hingga 8 hektare untuk mendirikan sekolah berasrama.

“Ini menunjukkan inisiatif ini benar-benar tumbuh dari bawah,” ujarnya.

Dia menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak dalam merealisasikan program Sekolah Rakyat. Dalam waktu singkat, hanya sekitar enam bulan sejak kebijakan ini dirancang, Kementerian Sosial bersama kementerian terkait telah menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Prabowo juga menggarisbawahi bahwa proses perencanaan dilakukan dengan rinci. Lokasi pembangunan ditentukan di kantong-kantong kemiskinan, tepatnya di daerah dengan kelompok masyarakat yang berada di desil 1 dan 2 dalam DTSEN.

Tak hanya itu, Prabowo mengaku terharu menerima laporan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf apalagi saat melihat foto-foto wajah cerita calon siswa sekolah rakyat. Meski mereka masuk keluarga miskin namun tetap nampak cerita dan bersemangat.

Terakhir, dia berpesan bahwa pemerintah berkomitmen membuka minimal 100 sekolah berasrama dengan tahap pertama sebanyak 53 sekolah rakyat ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2025.

Sebagai informasi tambahan, sejak awal bergulir, Kemensos menerima 351 surat usulan pendirian Sekolah Rakyat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 295 Pemda menyampaikan proposal, dan sebanyak 287 diantaranya mengikuti Desk Pembahasan dan Klarifikasi Usulan yang diselenggarakan Kemensos pada pertengahan April lalu.

Pembangunan Sekolah Rakyat diprioritaskan berdasarkan tingkat kesiapan seperti penilaian hasil desk dan survei fisik Kementerian Pekerjaan Umum, serta tingkat kemiskinan daerah.

(Sumber:Presiden Prabowo Puji Kerja Cepat Pemda Sukseskan Sekolah Rakyat.)

Bulog Buka Suara soal Rencana Prabowo Bikin Gudang Darurat

Jakarta (VLF) – Perum Bulog buka suara soal rencana Presiden Prabowo Subianto membangun gudang darurat. Gudang tersebut akan digunakan menyerap hasil panen dari petani.
Sekretaris Perusahaan Arwakhudin Widiarso mengatakan Bulog terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk menindaklanjuti arahan Prabowo. Saat ini, pihaknya tengah melakukan survei lokasi dan kebutuhan kapasitas gudang di setiap wilayah.

“Bulog memonitor atas arahan Bapak Presiden tersebut. Selain berkoordinasi dengan kementerian lembaga terkait. Saat ini Bulog sedang melakukan survei untuk lokasi dan kebutuhan kapasitas gudang di masing-masing wilayah,” kata Arwakhudin kepada detikcom, dikutip Selasa (6/5/2025).

Arwakhudin menjelaskan Prabowo baru memberikan arahan secara umum. Menurut dia, nanti akan ada arahan lebih lanjut secara teknis terkait pelaksanaan pembangunan gudang darurat.

Terkait anggaran yang dibutuhkan, Arwakhudin menerangkan masih menunggu keputusan pemerintah. Dia memastikan anggaran membangun gudang darurat tersebut tidak termasuk dana Rp 16,6 triliun yang disuntikkan pemerintah beberapa waktu lalu. Dana tersebut akan digunakan untuk menyerap hasil panen dari petani.

“Anggaran dana Rp 16,6 triliun itu untuk pengadaan gabah dan beras. Jadi terkait anggaran untuk gudang tersebut kami masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah,” terang dia.

Sebelumnya, instruksi Prabowo membangun gudang darurat pertama kali disampaikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Gudang darurat dibangun seiring dengan semakin melimpahnya stok beras pemerintah serta Bulog terus menyerap hasil panen petani.

Amran menyampaikan sebagai solusi jangka pendek untuk menampung hasil panen yang terus meningkat, Presiden Prabowo telah menginstruksikan pembangunan 25 ribu gudang improvisasi berbahan tahan lama di berbagai wilayah. Gudang-gudang ini dirancang untuk bertahan 5 hingga 10 tahun, sambil menunggu pembangunan gudang permanen di setiap desa.

“Kita tidak pernah membayangkan sebelumnya gudang-gudang Bulog penuh seperti hari ini, hingga harus mencari tambahan gudang baru. Bahkan Bapak Presiden memerintahkan segera membuat gudang darurat agar Bulog mampu terus menyerap beras petani,” kata Amran dalam keterangannya
(Sumber:Bulog Buka Suara soal Rencana Prabowo Bikin Gudang Darurat.)

Gugatan BYD Soal Merek Denza Ditolak Pengadilan

Jakarta (VLF) – Gugatan BYD soal penggunaan nama Denza oleh PT Worcas Nusantara Abadi ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pabrikan asal China ini harus legowo dengan keputusan hakim lantaran seluruh gugatannya tidak dikabulkan.
Berdasarkan Putusan 1/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN.Niaga.Jkt.Pst, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang dipimpin Hakim Ketua, Betsji Siske Manoe, dan Hakim Anggota, Sutarno dan Adeng Abdul Kohar memutuskan antara lain:

1. Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya
2. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara yang dianggarkan sejumlah Rp 1.070.000

Tergugat dalam eksepsi atau poin keberatan menyebutkan Denza yang digunakan tidak mempunyai persamaan pada pokoknya. Di Indonesia penerapan hukum di bidang merek berlaku system first to file.

Dalam catatan detikcom, adapun asas first to file, siapa yang mendaftarkan merek pertama kali, maka ia adalah pemegang merek, sepanjang belum bisa dibuktikan sebaliknya dalam tenggat waktu tertentu.

Lebih lanjut, dalam fakta persidangan itu disebutkan nama Denza yang sebelumnya dimiliki PT Worcas Nusantara Abadi sudah beralih kepemilikannya kepada PT Raden Reza Adi.

Di sisi lain, tergugat menilai BYD salah dalam menentukan pihak sebagai tergugat (Error in persona) karena merek DENZA sudah dialihkan kepemilikannya kepada pihak lain secara sah jauh sebelum tanggal gugatan diajukan.

“Menimbang, bahwa oleh karena Tergugat tidak mempunyai hak lagi atas kepemilikan merek, maka apakah merek milik Penggugat mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhan dengan merek milik Tergugat, menurut hemat Majelis Hakim tidak perlu dipertimbangkan lagi,” tulis putusan tersebut.

BYD diketahui melakukan gugatan mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan nomor perkara 1/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga Jkt.Pst. Tanggal register perkara tercantum sejak 3 Januari 2025.

Ada beberapa poin petitum yang diminta, antara lain:

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.
2. Menyatakan bahwa Penggugat adalah pendaftar pertama dan pemilik yang sah atas merek.
3. Menyatakan bahwa merek dan variannya milik Penggugat adalah merek terkenal.
4. Menyatakan bahwa merek No. IDM001176306 pada kelas 12 atas nama Tergugat memiliki persamaan pada pokoknya dan/atau secara keseluruhan dengan merek terkenal dan variannya milik Penggugat.
5. Menyatakan bahwa merek No. IDM001176306 pada kelas 12 atas nama Tergugat telah diajukan dengan dilandasi iktikad tidak baik.
6. Menyatakan batal pendaftaran merek No. IDM001176306 pada kelas 12 atas nama Tergugat, dengan segala akibat hukumnya.
7. Memerintahkan Turut Tergugat untuk tunduk dan melaksanakan putusan ini.
8. Memerintahkan Turut Tergugat untuk membatalkan pendaftaran merek No. IDM001176306 pada kelas 12 atas nama Tergugat dari Daftar Umum Merek, dengan segala akibat hukumnya.
9. Memerintahkan Panitera Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk segera menyampaikan salinan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Direktorat Merek.
10. Menghukum Tergugat untuk membayar seluruh biaya perkara.

Namun semua petitum BYD itu ditolak oleh Majelis Hakim.

“Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan – pertimbangan tersebut di atas, Majelis Hakim berpendapat gugatan Penggugat haruslah dinyatakan ditolak untuk seluruhnya,” bunyi keputusan tersebut.

Meski hasilnya jauh dari harapan BYD, pabrikan asal China ini menghormati keputusan pengadilan di Indonesia.

“Atas kasus kepemilikan Brand Nama Denza, BYD menghormati keputusan dan ketetapan hukum Pengadilan di Indonesia,” kata Head of Marketing PR and Government Relation BYD Motor Indonesia, Luther T Panjaitan kepada detikOto, Senin (5/5/2025).

(Sumber:Gugatan BYD Soal Merek Denza Ditolak Pengadilan.)

Siap-siap! Siswa Jabar yang Kecanduan Game-Rokok Dikirim ke Barak Militer

Jakarta (VLF) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mulai menerapkan kebijakan mengirim siswa yang berperilaku menyimpang ke barak militer untuk mengikuti pendidikan karakter. Meski menuai pro dan kontra, Dedi tetap melaksanakan kebijakan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan remaja di Jawa Barat.

Langkah tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 43/PK.03.04/KESRA yang memuat “9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya”. Dalam SE itu, disebutkan klasifikasi kenakalan siswa yang layak dibina secara khusus melalui pelatihan di lingkungan militer.

Kategori perilaku menyimpang yang dimaksud meliputi keterlibatan dalam tawuran, kecanduan bermain game, kebiasaan merokok, konsumsi minuman keras, hingga aksi balapan liar di jalanan. Siswa-siswa dengan catatan semacam itu diprioritaskan untuk dikirim ke barak TNI sebagai bagian dari program pembinaan karakter.

“Bagi peserta didik yang memiliki perilaku khusus, yang sering terlibat tawuran, main game, merokok, mabuk, balapan motor, menggunakan knalpot brong dan perilaku tidak terpuji lainnya, akan dilakukan pembinaan khusus,” ucap Dedi dalam SE tersebut seperti dilihat detikJabar, Minggu (4/5/2025).

Namun Dedi menyatakan, kebijakan membawa siswa nakal ke barak TNI itu akan dilakukan atas dasar persetujuan orang tua dan tidak bersifat memaksa.

“Setelah mendapatkan persetujuan dari orang tua, melalui pola kerja sama antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dengan Jajaran TNI dan Polri,” ujarnya.

Kebijakan tersebut diketahui telah diterapkan sejak beberapa hari lalu. DiPurwakarta, sebanyak 39 siswa telah dibawa Resimen 1SthiraYudha untuk dibina, sementara di Kota Bandung ada 30 siswa yang mengikuti pendidikan karakter diRindam IIISiliwangi.

Dedi mengatakan, mereka yang dikirim untuk mengikuti pendidikan karakter di barak-barak TNI adalah siswa yang dikatakan nakal dan orang tuanya yang tak lagi sanggup untuk mendidik.

“Yang sudah mengarah pada tindakan-tindakan kriminal dan orang tuanya tidak punya kesanggupan untuk mendidik. Artinya bahwa yang diserahkan itu adalah siswa yang oleh orang tuanya di rumahnya sudah tidak mau lagi, tidak mampu lagi untuk mendidik,” kata Dedi.

Menurut Dedi, kebijakannya yang mendapat sorotan itu telah didasari payung hukum yakni surat pernyataan dari orang tua. Pemprov Jabar kata dia juga telah mengeluarkan surat edaran kepada sekolah terkait kebijakan mengirim siswa nakal ke markas TNI.

“2 hari yang lalu sudah ada surat edaran ditujukan ke sekolah. Kemudian kalau bicara payung hukum, kan yang menyerahkan orang tuanya, (payung hukum) dalam bentuk surat keterangan bermaterai. Artinya bahwa pemerintah daerah, kemudian TNI Polri itu mengelola anak-anak, mendidik anak-anak yang dititipkan oleh orang tuanya. Itu juga sudah payung hukum,” tuturnya.

“Dan mereka sangat happy saya lihat hari ini. Gimana enggak happy, gizinya cukup, istirahatnya cukup, olahraganya cukup, sistem pembelajaran di sekolahnya cukup. Kan mereka tetap belajar di sekolah, cuma gurunya aja ngajarnya di sana,” sambungnya.

(Sumber:Siap-siap! Siswa Jabar yang Kecanduan Game-Rokok Dikirim ke Barak Militer.)