Jakarta (VLF) – Isu pengadaan semir dan sikat sepatu senilai Rp 1,5 miliar oleh Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan. Pengadaan itu dinilai tak berkaitan langsung dengan upaya pemenuhan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN Dadan Hindayana buka suara menjelaskan duduk perkara pengadaan tersebut. Ia menegaskan pembelian semir dan sikat sepatu merupakan bagian dari kebutuhan pendidikan dan pelatihan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) 2025.
“Ini bagian dari perlengkapan pendidikan peserta SPPI,” kata Dadan, dilansir dari detikHealth, Senin (20/4/2026).
Program SPPI sendiri disiapkan sebagai komponen pendukung pelaksanaan MBG. Meski begitu, pengadaan perlengkapan seperti semir dan sikat sepatu menjadi perhatian karena dinilai tidak berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi.
Menurut Dadan, anggaran pendidikan SPPI bersumber dari BGN. Namun, proses pengadaan barang, termasuk semir dan sikat sepatu, dilakukan melalui skema swakelola tipe II dengan melibatkan Universitas Pertahanan.
“Jadi pengadaan ada di Universitas Pertahanan,” ujarnya.
Dadan menjelaskan pengadaan tersebut masuk dalam tujuh paket kelengkapan perorangan lapangan bagi peserta SPPI. Total nilai pengadaan mencapai sekitar Rp 1,52 miliar.
Adapun rinciannya:
Semir sepatu: sekitar Rp 1,25 miliar
Sikat semir: sekitar Rp 272 juta
Jika dihitung per unit, harga semir sepatu sekitar Rp 41.470, sedangkan sikat semir Rp 10.780 per unit.
Pengadaan tersebut diperuntukkan bagi 30.299 peserta SPPI yang mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Berdasarkan data realisasi pengadaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, paket pengadaan semir dan sikat sepatu itu tercatat dalam sejumlah kontrak yang dijalankan oleh beberapa penyedia melalui mekanisme pengadaan pemerintah.
Dadan menegaskan seluruh proses telah mengikuti mekanisme yang berlaku. Ia menyebut perlengkapan tersebut merupakan bagian dari kebutuhan standar untuk menunjang kegiatan lapangan peserta program.
(Sumber:Heboh BGN Beli Semir dan Sikat Sepatu Rp 1,5 Miliar, untuk Apa?.)
