Banyak Tersangka Korupsi Masih Muda, Ketua KPK Sebut Ada Regenerasi

Jakarta (VLF) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Agus Rahardjo mengatakan, belakangan banyak tersangka korupsi yang usianya masih terbilang muda dan produktif.

Biasanya para pengusaha muda ataupun pejabat yang masih baru menjejakkan karir di pemerintahan. Berbeda dengan para pelaku korupsi di masa sebelumnya yang didominasi orang-orang tua.

“Pola pelaku tidak bergeser banyak. Tapi pelaku malah jauh lebih muda.

Seperti ada regenerasi,” ujar Agus di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

“Jadi begitu menjabat sesuatu, mereka menggunakan kewenangannya itu,” lanjut dia. Yang terbaru yakni penetapan Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai tersangka. Karirnya bisa dibilang gemilang di daerahnya. Namun, kasus suap pengesahan Rancangan APBD Jambi 2018 membuatnya jadi pesakitan KPK.

Hal seperti itu, kata Agus, perlu diantisipasi. Oleh karena itu, ia menganggap pentingnya edukasi antikorupsi pada generasi muda, yakni sejak usia sekolah dasar, SMP, dan SMA.

Hal yang paling mendasar yang harus dimiliki anak muda yakni etika, norma, kejujuran, dan taat pada peraturan.

“Di medsos ada anak kita nyeberang, hormat ke pengendara mobil, membantu temennya, itu etika, norma, kejujuran yang perlu kita tanamkan ke anak-anak sejak dini,” kata Agus.

Menurut Agus, pendidikan dasar soal norma, etika, dan kejujuran itu bisa didapatkan dari lingkungan terdekat seperi keluarga dan sekolah.

Saat ini KPK tengah mempersiapkan KPK learning center yang akan diluncurkan pada 17 Agustus 2018. Nantinya ada materi pembelajaran mengenai antikorupsi dengan sasaran internal pemerintah maupun masyarakat.

“Kita undang stakeholder lain untuk mengkonsolidasikan supaya pendidikan bisa lebih masif,” kata Agus.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Banyak Tersangka Korupsi Masih Muda, Ketua KPK Sebut Ada Regenerasi”, https://nasional.kompas.com/read/2018/04/19/14271601/banyak-tersangka-korupsi-masih-muda-ketua-kpk-sebut-ada-regenerasi.
Penulis : Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Editor : Diamanty Meiliana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *