Konsumen LRT City Tak Bergeming, Tetap Minta Refund 100%

Jakarta (VLF) – Perwakilan konsumen LRT City mengikuti rapat bersama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP BUMN, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk membahas kelanjutan dari proyek apartemen tersebut. Mereka masih berharap bisa mendapatkan pengembalian dana atau refund secara utuh.

Ryan, salah satu perwakilan konsumen LRT City mengatakan ada 12 orang perwakilan yang datang. Mereka ada yang membeli unit di LRT City Tebet, Ciracas, Cibubur, Oase Park hingga Grand City Bogor. Mereka semua masih menginginkan pengembalian dana secara utuh.

“Kami bersyukur bahwasannya kami di sini dan perwakilan konsumen didengarkan oleh Pak Dony Oskaria (Kepala BP BUMN/COO BPI Danantara). Tujuannya memang untuk dari semua costumer itu memang meminta pengembalian dana. Tetapi kami ingin berusaha untuk semuanya teraspirasi kepentingan dari semua masing-masing konsumen. Jadi tidak ada yang dispute,” katanya kepada wartawan di Gedung BUMN, Selasa (15/9/2026).

Untuk menjaring semua aspirasi konsumen LRT City, perwakilan konsumen ini akan mendatanya hingga tanggal 1 Oktober 2026. Nantinya pada pertengahan Oktober, sekitar tanggal 10-15, akan diadakan pertemuan lagi dari BUMN dan konsumen LRT City untuk menentukan kelanjutannya.

Ditemui seusai acara, Ryan mengaku bahwa paguyuban mereka awalnya bergerak sendiri untuk menghimpun korban-korban pembelian apartemen LRT City melalui media sosial.

“Jadi kita coba buka google form di Instagram itu. Kebetulan yang sudah masuk itu di angka 150-200 orang. Jadi mereka kebanyakan sekitar 93 persennya meminta refund dan sekitar 8 persennya itu mereka minta untuk menunggu,” ujarnya.

Ryan mengaku sangat terbuka untuk solusi yang diberikan pemerintah. Asalkan hasilnya tidak menzalimi para konsumen.

Ryan menambahkan, mayoritas korban LRT City menginginkan refund dan ramai di media sosial adalah mereka yang membeli unit di proyek yang sudah hampir 75 persen jadi, seperti di LRT City Tebet serta LRT City Ciracas.

“Karena ini tinggal dikit lagi, tinggal sudah dapat kepastian tiba-tiba buyar. Sementara di proyek-proyek yang masih 0 persen itu kami agak sedikit kesulitan menjangkaunya,” ungkapnya.

Ia berkata, apabila masih ada korban-korban lain yang belum terdata bisa segera menghubunginya melalui media sosial.”Sekiranya ada korban lagi, nanti dicek aja ke Instagram korban LRT City, nanti tinggal DM disitu, nanti kita akan coba akomodir,” tuturnya.

Ryan pun kembali menegaskan bahwa kedatangannya dan perwakilan konsumen LRT City lainnya datang ke pertemuan tersebut adalah meminta pengembalian dana secara utuh.

“Pada intinya kami bisa bertemu Pak Doni dan Pak Ara (Menteri PKP Maruarar Sirait), ini satu keberuntungan. Tapi harapan kami yang bisa disounding di sini adalah pengembalian dana secara utuh kepada konsumen untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” kata Ryan.

(Sumber:Konsumen LRT City Tak Bergeming, Tetap Minta Refund 100%.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *