Jakarta (VLF) – Penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal bertambah puluhan juta orang tahun ini. Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut akan ada setidaknya 82,9 juta orang penerima manfaat di tahun 2026.
“Tahun ini kita targetkan akan memberi manfaat 82,9 juta (penerima manfaat),” kata Zulhas saat memberi sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (29/1/2026).
Data dari Kemenko Pangan, hingga 27 Januari 2026, penerima manfaat MBG yaitu sebesar 59,84 juta orang. Zulhas menyebut pihaknya juga masih terus melakukan pendataan calon penerima manfaat baru.
“Tadi kami rapat tadi dihitung, 82 juta (orang) enggak cukup. Karena banyak lagi ada rumah jompo itu belum belum masuk data, rumah-rumah singgah belum masuk data, rumah apa itu ada banyak yang belum masuk data, akan nambah kira-kira 10 juta lagi,” beber Zulhas.
“Jadi kira-kira akan 90 juta lebih (penerima manfaat) yang sekarang dianggarkan Rp 335 triliun, nanti kalau nambah lagi mungkin akan sampai Rp 360-370 triliun,” sambungnya.
Zulhas menyampaikan penambahan jumlah penerima manfaat itu akan seiring dengan meningkatnya kebutuhan bahan baku yang diperlukan. Nantinya, seluruh kebutuhan itu bakal disuplai oleh koperasi desa (kopdes).
“Nanti kopdes itulah yang akan mensuplai SPPG, koperasi desa ini akan menampung hasil UMKM dari rakyat. Saya akan nanti minta ketuanya, ketua tim, di situ saya bikin aturan yang kita sebut dengan close loop economy,” terang dia.
Menurut Zulhas, sistem tersebut bakal mencegah SPPG mengambil bahan baku dari konglomerat. Pembelian bahan baku lewat kopdes diharapkan dapat menghidupkan ekonomi UMKM.
“Jadi tidak boleh mereka ngambil dari konglomerat lagi. SPPG harus ngambil dari koperasi, (karena) koperasi desa membeli dari UMKM yang ada di daerah,” jelasnya.
Dengan diterapkannya sistem pembelian bahan baku untuk MBG lewat kopdes, para pengelola SPPG bakal mendapat keuntungan yaitu harga bahan baku sesuai yang ditetapkan pemerintah.
“Kopdes nanti akan memasok SPPG, termasuk gabah, termasuk jagung, sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya.
(Sumber:Menko Zulhas Soal Target 82,9 Juta Penerima MBG: Akan Tambah 10 Juta.)
