2.500 Buruh PT Pakerin Mojokerto Terancam PHK, Minta Prabowo Turun Tangan

Jakarta (VLF) – Perwakilan buruh tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur, yang sudah menggelar aksi demonstrasi selama seminggu di Jakarta akhirnya dipanggil ke Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), Jakarta.

Pemanggilan tersebut di tengah aksi buruh kawasan Monas, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Wakil Ketua DPW FSPMI Jawa Timur Nurrudin Hidayat mengatakan tujuan mereka menyerahkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat turun tangan menyelesaikan persoalan yang menimpa para buruh PT Pabrik Kertas Indonesia (PT Pakerin).

Sebenarnya, perwakilan buruh ingin ada audiensi dengan pemerintah, namun hanya diminta menyerahkan surat tuntutan.

“Maunya kita tadi ada audiensi langsung ke Setneg. Cuma dari pihak Setneg hanya bisa menerima surat saja. Nanti akan diproses, sebatas itu saja,” ujar Nurrudin di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Nurrudin menambahkan isi surat tersebut intinya meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto menyelesaikan persoalan yang ada di PT PPT Pakerin di Mojokerto, Jawa Timur.

Sebanyak 2.500 buruh terancam PHK dan sudah empat bulan buruh PT Pakerin tidak mendapatkan upah.

“Intinya kita mohon kepada Presiden untuk turun tangan menyelesaikan persoalan PT Pakerin, yang mana gara-gara SK Kemenkumham ini PT Pakerin tidak beroperasi. Gaji buruh sudah 4 bulan nggak dibayarkan,” jelasnya.

(Sumber:2.500 Buruh PT Pakerin Mojokerto Terancam PHK, Minta Prabowo Turun Tangan.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *